Sabtu, 03 Maret 2012

Profil Desa Mandalare


PROFIL DESA

                                                                               
2.1    LEGENDA DAN SEJARAH PEMBANGUNAN DESA
     Wilayah Desa Mandalare dahulunya hanya berupa hutan belantara yang penuh dengan  pohon  pohon besar serta  beragam  jenis  margasatwa  menyatu  dengan hutan  Gunung Syawal.  Wilayah desa  berada dikaki  Gunung  Sawal sebelah Utara. Karena kelebatan  pepohonan  dan  keadaan  hutan  yang rimbun konon kabarnya dahulukala   daerah  ini  dijadikan  tempat berburu babi hutan yang dilakukan oleh masyarakat dari perkotaan.
     Karena tempat yang strategis  dan  didukung  kandungan tanah yang subur dan potensi pengairan,aliran sungai yang cukup baik yang  bersumber  dari mata air di gunung sawal, maka masyarakat yang  berada  diwilayah sekitar  daerah   ini  yang terutama masyarakat  diwilayah  Panjalu  mulai melirik desa ini. Melihat situasi ini mulailah berdatangan beberapa keluarga yang bermaksud membuka hutan untuk dijadikan  lahan  pertanian yang  akhirnya   menjadi   sebuah   perkampungan.
     Seiring perkembangan   warga yang  terus  menyebar.   Lereng gunung   yang  dahulunya  hutan   belantara   yang  ditumbuhi  pohon  besar  dan berbagai   margasatwa, berubah menjadi  perkampungan disana sini. Pemerintahan Kecamatan Panjalu pun pada ahirnya menjadikan wilayah ini menjadi sebuah desa, yaitu  Desa  Mandalare. Pada awalnya desa Mandalare terdiri  dari  12  dusun, yaitu :
1.         Dusun Mandalare
2.         Dusun Taringgul
3.         Dusun Panyingkiran
4.         Dusun Balapulang
5.         Dusun Ciroyom
6.         Dusun Balandongan
7.         Dusun Kertamandala
8.         Dusun Cibungur
9.         Dusun Banjar
10.      Dusun Tembong
11.      Dusun Selauni
12.      Dusun Kertamandala.


        Perkembangan yang sangat pesat, masyarakat yang umumnya bercocok tanam dikaruniai  tanah  yang  subur   dan   pengairan   yang   mencukupi  menghasilkan pertanian yang sempurna. Hal ini mendorong pertumbuhan pedesaan yang pesat yang pada  ahirnya pada  tanggal 25 Desember 1985   menggugah   pemerintahan    Desa  Mandalare   memekarkan  desanya menjadi  2  desa  yaitu   Desa Mandalare dan Kertamandala. Sehingga Desa Mandalare yang sekarang hanya terfokus pada 6 dusun,
     Adapun enam dusun yang dimaksud yaitu:
1.    Dusun Mandalare
2.    Dusun Panyingkiran
3.    Dusun Balapulang
4.    Dusun Ciroyom
5.    Dusun Taringgul
6.    Dusun Balandongan.
      Desa Mandalare dari mulai awal pemekaran dipimpin oleh Kepala Desa sebagai berikut :
-          Bapak E. Amir Syarifudin              periode  tahun  1985 – 1993
-          Bapak Idi Hadori                              periode  tahun  1994 – 2002
-          Bapak Rahmat                                  periode  tahun  2003 – 2008
-          Bapak M. Amas                                periode  tahun  2008 – sekarang

 

2.2         KONDISI UMUM DESA
a.     Letak Geografis
      Desa mandalare terletak pada posisi 6°44’ -70°83’ Lintang Selatan dan 107°21’ -108°21 Bujur Timur, dengan luas wilayah ± 356,736 Ha, yang terdiri dari 6 Dusun dengan 10 Rukun Warga ( RW) dan 21 Rukun Tetangga (RT ) . Desa :Mandalare merupakan salah satu dari 8 Desa di Wilayah Kecamatan Panjalu yang terletak ; 3 KM ke arah ;Selatan  dari pusat Kecamatan Panjalu.
b.    Iklim
Iklim Desa Mandalare sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia  mempunyai Iklim Kemarau dan Penghujan,  hal tersebut  mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Mandalare.
c.    Topografi
Desa Mandalare merupakan desa yang berada di daerah Lereng Gunung Sawal  Sebelah Utara, dengan ketinggian sekitar 750 mdpl ( diatas permukaan laut  )  . Sebagian  besar  wilayah  Desa Mandalare  adalah lereng perbukitan dengan  kemiringan  antara  20° -  45° .   Desa  ini  dibatasi  oleh  Desa - Desa tersebut diatas.
d.    Hidrologi dan klimatologi
Aspek   hidrologi  suatu  wilayah  desa sangat  diperlukan   dalam  rangka pengendalian dan pengaturan air  wilayah desa.  Berdasarkan  hidrologinya, aliran    aliran  sungai  diwilayah  Desa  Mandalare  mendukung  lingkungan pesawahan  yang  ada  disekitar  Dusun Mandalare. Sehingga hasil pertanian didaerah  ini  cukup  melimpah.  Tercatat  beberapa sungai dan selokan baik sekala  kecil,  menengah,   dan  besar   tertata   rapih  dan  apik  ada  di  Desa Mandalare,  seperti :
-          Sungai Cikawung melewati dusun Balapulang
-          Sungai Cimuncang mengalir mengarah ke Desa Cimuncang
-          Sungai Cipanten menjadi perbatasan Desa Kertamandala dan Mandalare
Disamping itu adapula beberapa mata air yang biasa juga digunakan sebagai sumber air untuk pertanian maupun kebutuhan sehari-hari. Mata air utama yang menghidupi masyarakat Desa Mandalare diantaranya :
-          Mata air Situ picung ( Dusun Balandongan )
-          Mata air Bubulak      ( Dusun Balandongan )
-          Mata air Cileungsing    ( Dusun Taringgul )
-          Mata air Aweuhan   (Dusun Balapulang )
Serta mata air lainnya yang jumlah totalnya ada 16 Mata air.
Pada saat ini musim hujan intensitasnya sangat tinggi, hampir setiap hari terjadi hujan sehingga kualitas dan kuantitas mata air ditempat – tempat tersebut cukup melimpah. Kebutuhan pengairan baik untuk rumah tangga maupun untuk irigasi pertanian pun cukup melimpah. Hal ini mendorong produksi pertanian sangat baik.
e.    Luas dan Sebaran Penggunaan Lahan.
Pada umumnya lahan yang ada di Desa Mandalare dipergunakan untuk pertanian sangatlah produktif, dan hanya sedikit saja lahan yang tidak dipergunakan. Hal ini menunjukan bahwa kawasan ini memiliki sumberdaya alam yang memadai dan telah dipergunakan secara efektif. Luas sawah setengah teknis seluas 131 Ha,sawah tadah hujan 29 Ha, kolam/ empang 28,250 Ha, ladang 115,636 Ha, dan sisanya bangunan baik permanen ataupun semi permanen. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel dibawah ini.
TABEL II
Luas Lahan Menurut Jenis Penggunaan
Sawah ( Ha )
Darat ( Ha )
Teknis
Semi teknis
Tadah hujan
Pekarangan /pemukiman
Hutan  rakyat
Peng
angonan
Hutan negara
Lain- lain
-
131
29
30.510,63
-
115.636
356.879
4
f.     Batas Desa
-          Sebelah  Utara             :  Desa Panjalu
-          Sebelah Selatan          : Gunung Sawal
-          Sebelah Timur             : Desa Kertamandala

1 komentar: